RENUNGAN LANJUT USIA
" “SEKOLAH” DALAM BAHTERA "
Bacaan: Kejadian 8:13-19
“Keluarlah dari bahtera..”
(Kejadian 8:16a)
Ketika Wati diizinkan keluar dari rumah sakit setelah menjalani isolasi karena Covid-19, ia merasa sangat bersyukur. Ia menyadari betapa berharganya udara segar yang kini dapat dihirupnya dengan bebas. Ia memahami bahwa hidupnya tidak lagi sama seperti sebelumnya. Kepulangannya dari rumah sakit memberinya harapan sekaligus tekad baru untuk menjalani hidup yang lebih bermakna.
Hujan turun tanpa henti selama empat puluh hari dan empat puluh malam. Meski demikian, air bah masih menutupi bumi selama seratus lima puluh hari. Setelah itu, diperlukan beberapa bulan lagi hingga daratan benar-benar kering. Nuh dan keluarganya baru keluar dari bahtera setelah satu tahun sepuluh hari sejak awal air bah. Setelah berada di dalam bahtera dalam waktu yang sangat panjang dan akhirnya dapat keluar, Nuh serta semua yang bersamanya tentu belajar menghargai kehidupan dengan lebih baik. Bahtera menjadi seperti sekolah yang membentuk karakter dan iman. Keluar dari bahtera merupakan saat untuk menguji seberapa jauh pelajaran itu telah mereka hidupi selama berada di dalamnya.
Sahabat Senior, terkadang kita pun mengalami keadaan seperti berada di dalam bahtera. Kita tidak dapat pergi dengan bebas sesuka hati. Segala sesuatu terasa terbatas. Namun, justru di dalam keterbatasan itulah kita belajar memahami betapa berharganya kehidupan.
Doa
Ya Tuhan, bentuklah karakter dan iman kami melalui pengalaman
hidup. Kami mau taat sepenuhnya kepada-Mu. Amin.
Bahan: Jendela Hati, YKB Sinode GKI
KEGIATAN RUTIN SENIOR
☐ Latihan Paduan Suara Senior, tiap Selasa, pk. 10.00-11.00
☐ Senam Pagi Senior, tiap Rabu, pk. 08.00-09.00
☐ PA Senior, tiap Jumat minggu kedua pk. 10.00-12.00