RENUNGAN LANJUT USIA
" LAWAN! "

Bacaan: Yehezkiel 29:3-7

Maka semua penduduk Mesir akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN.
(Yehezkiel 29:6a)


Bystander adalah istilah dalam bahasa Inggris yang menggambarkan seseorang yang tidak melakukan apa pun ketika menyaksikan ketidakbenaran terjadi di hadapannya. Perilaku bystander dapat terjadi di mana saja. Perasaan takut untuk bertindak, malu membela yang benar, atau tidak mau repot merupakan beberapa alasan yang menyebabkan perilaku bystander tetap ada.


Yehezkiel menceritakan perintah TUHAN kepadanya untuk bernubuat terhadap Raja Firaun, raja Mesir. Intinya, TUHAN tidak menyukai penindasan yang dilakukan raja terhadap bangsa Israel. Nubuat tentang hukuman dan kehancuran Mesir akan terjadi sebagai akibat dari perbuatan raja dan bangsanya terhadap umat Allah. Allah membenci kekerasan dan ketidakadilan yang dilakukan raja. Sikap Yehezkiel ini merupakan kebalikan dari perilaku seorang bystander. Ia melawan ketidakadilan dengan menyampaikan kebencian TUHAN terhadap tindakan Firaun, walaupun risiko besar ada di hadapannya.


Sahabat Senior, kita pun dipanggil untuk melawan ketidakadilan dan ketidakbenaran. Kita tidak boleh diam ketika menyaksikan tindakan yang dibenci Tuhan terjadi di depan kita. Apa yang dapat kita lakukan? Berdoalah bagi terwujudnya keadilan di seluruh dunia. Didiklah anak dan cucu untuk berani bersuara ketika mereka mengalami atau menyaksikan ketidakadilan dalam hidup mereka.


Doa
Tuhan, jangan biarkan kami hanya diam menyaksikan perbuatan yang tidak Engkau sukai terjadi. Ajari kami untuk mulai berdoa bagi keadilan-Mu di muka bumi ini. Amin.


Bahan: Jendela Hati, YKB Sinode GKI

KEGIATAN RUTIN SENIOR

☐ Latihan Paduan Suara Senior, tiap Selasa, pk. 10.00-11.00

☐ Senam Pagi Senior, tiap Rabu, pk. 08.00-09.00

☐ PA Senior, tiap Jumat minggu kedua pk. 10.00-12.00