JADWAL IBADAH MINGGU


⛪ GKI PASTEUR

⚝ Kebaktian Umum I: 6.30 WIB.
⚝ Kebaktian Umum II: 8.30 WIB (disertai live streaming).
⚝ Kebaktian Umum III: 16.00 WIB.

⚝ Kebaktian Pemuda: 8.30 WIB.

⚝ Kebaktian Remaja: 8.30 WIB.

⚝ Kebaktian Anak: 8.30 WIB (Kelas Besar, Kelas Tengah, Kelas Kecil, Kelas Balita, Kelas Batita).


⛪ GKI POS JEMAAT CIUMBULEUIT

⚝ Kebaktian Umum: 9.00 WIB (disertai live streaming).

⚝ Kebaktian Pemuda & Remaja: 9.00 WIB.

⚝ Kebaktian Anak: 9.00 WIB.

Live Streaming Kebaktian Umum
GKI Pasteur

Minggu, 24 Mei 2026, Pukul 8.30

Live Streaming Kebaktian Umum
GKI Pos Jemaat Ciumbuleuit

Minggu, 24 Mei 2026, Pukul 9.00

Renungan Umum
" BAHAGIANYA, BAHAGIAKU? "

Matius 5:1-12

Yesus pun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya,
(Matius 5:2)


Dunia mengajarkan bahwa orang yang berbahagia adalah mereka yang kaya, sehat, atau tidak mengalami masalah. Yesus, dalam Khotbah di Bukit, justru membalikkan cara pandang itu. Ia berkata bahwa orang yang miskin, yang berduka, serta yang lapar dan haus akan kebenaran— merekalah yang berbahagia. Pernyataan ini terdengar paradoksal dan sulit diterima oleh logika manusia.


Yesus menyampaikan sembilan ucapan bahagia yang memperlihatkan standar Kerajaan Allah yang berbeda dengan dunia. Kata berbahagia berasal dari kata Yunani makarios, yang bukan sekadar menggambarkan perasaan senang, melainkan suatu keadaan yang diberkati oleh Allah. Misalnya, ungkapan “Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah” berarti mereka yang menyadari keterbatasan diri dan ketergantungan penuh kepada Allah; oleh sebab itu, mereka menerima Kerajaan Surga. Setiap ucapan bahagia mencerminkan karakter dan sikap hati yang diperkenan oleh Allah—kerendahan hati, kelembutan, kerinduan akan kebenaran, serta hidup dalam pengampunan dan perdamaian.


Saudara, dalam pergumulan hidup—ketika kita merasa tidak diperhatikan, tidak dihargai, bahkan diperlakukan secara tidak adil—ingatlah bahwa di mata Tuhan, justru pada saat-saat itulah kita dapat mengalami kebahagiaan sejati. Marilah kita hidup dengan integritas dan berdiri teguh bagi kebenaran, meskipun dunia mungkin tidak memahami kita.


REFLEKSI

Bahagia yang sejati bukan tentang apa yang kita miliki, melainkan siapa yang kita miliki: Kristus sendiri.


Kel. 20:1-21; Mzm. 33:12-22; Mat. 5:1-12


Bahan: Wasiat, YKB Sinode GKI

Renungan Anak
" BERANI MENGAKU "

Didi tidak sengaja menghilangkan buku yang ia pinjam dari perpustakaan. Ia ingat terakhir membaca buku itu di mall. Setelah itu, ia tak dapat menemukannya lagi. Penjaga perpustakaan belum mengetahui hal ini. Setiap kali Didi melewati perpustakaan, hatinya selalu merasa tidak enak. Ia tahu seharusnya ia mengaku. Tapi, ia takut akan akibatnya. “Kalau aku mengaku, bisa jadi aku nggak boleh pinjam buku lagi,” batin Didi.

Teruskan membaca >>
Renungan Remaja
" Menghadapi Penyesalan "

Pada tahun 1985, Paula Cooper, ketika berusia 15 tahun, bersama beberapa teman remajanya membunuh seorang lansia berusia 78 tahun bernama Ruth Pelke di rumahnya di Gary, Indiana, Amerika Serikat. Ia menikam Ruth lebih dari 30 kali dan mengambil uang serta mobil korban. Cooper dinyatakan bersalah atas pembunuhan. Awalnya ia dijatuhi hukuman mati, tetapi diubah menjadi hukuman penjara karena usianya masih di bawah 16 tahun. Cooper dibebaskan pada 17 Juni 2013 karena perilaku baik selama dipenjara. Namun, Cooper mengalami penyesalan yang sangat dalam atas perbuatannya dan kemudian memilih mengakhiri hidupnya dua tahun setelah bebas.

Teruskan membaca >>
Renungan Pemuda
" KEBAHAGIAAN DI DALAM TUHAN "

Setiap orang tentu menginginkan kebahagiaan. Lalu, apakah yang menjadi sumber kebahagiaan? Banyak orang mengejar kebahagiaan melalui barang mewah, popularitas, atau pencapaian. Awalnya, hal-hal itu terasa menyenangkan, tapi lama-lama rasa puas itu memudar. Fenomena ini disebut hedonic treadmill—seolah kita berjalan tanpa henti untuk mengejar kebahagiaan, tapi tak pernah benar-benar sampai. Apa pun yang dibanggakan, tak ada yang benar-benar mendatangkan kepuasan dan kebahagiaan.

Teruskan membaca >>
Renungan Lanjut Usia
" SELALU BERSYUKUR DAN PEDULI "

Sekelompok orang terperangkap di dalam reruntuhan sebuah ruangan bawah tanah. Ruangan itu ternyata adalah sebuah gudang makanan. Namun, hanya ada sedikit makanan dan minuman yang tersisa di sana. Di tempat itu terlihat keegoisan manusia. Demi tetap bertahan hidup, mereka tidak lagi peduli terhadap sesamanya. Memang, hati manusia sering kali diuji ketika harus menghadapi tekanan dan situasi yang sangat sulit.

Teruskan membaca >>
BERITA & KEGIATAN
Kegiatan Donor Darah Maret 2026

Bandung, 1 Maret 2026

GKI Pasteur Bandung bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bandung kembali melakukan kegiatan donor darah pada hari Minggu 1 Maret 2026 sebagai awal aksi donor darah untuk periode tahun 2026. Kegiatan Donor Darah ini diikuti oleh anggota jemaat dan simpatisan GKI Pasteur. Kegiatan ini dimulai pada pkl 8.00 WIB dengan bertempat di Aula GKI Pasteur Jl. Pasteur 10 Bandung.

Teruskan membaca >>
KABAR BAIK
Saya baru saja percaya kepada Yesus … bagaimana selanjutnya?

Saya baru saja percaya kepada Yesus … bagaimana selanjutnya?

Selamat ...! Anda baru saja mengambil keputusan yang mengubah hidupmu.

Mungkin sekarang Anda bertanya, “Bagaimana selanjutnya? Bagaimana saya mulai berjalan dengan Tuhan?” Lima langkah yang dijelaskan di sini memberi Anda petunjuk yang alkitabiah. Ketika dalam perjalanan spiritual ini, ada pertanyaan yang Anda miliki.

Teruskan membaca >>