JADWAL IBADAH MINGGU


⛪ GKI PASTEUR

⚝ Kebaktian Umum I: 6.30 WIB.
⚝ Kebaktian Umum II: 8.30 WIB (disertai live streaming).
⚝ Kebaktian Umum III: 16.00 WIB.

⚝ Kebaktian Pemuda: 8.30 WIB.

⚝ Kebaktian Remaja: 8.30 WIB.

⚝ Kebaktian Anak: 8.30 WIB (Kelas Besar, Kelas Tengah, Kelas Kecil, Kelas Balita, Kelas Batita).


⛪ GKI POS JEMAAT CIUMBULEUIT

⚝ Kebaktian Umum: 9.00 WIB (disertai live streaming).

⚝ Kebaktian Pemuda & Remaja: 9.00 WIB.

⚝ Kebaktian Anak: 9.00 WIB.

Live Streaming Kebaktian Umum
GKI Pasteur

Minggu, 11 Oktober 2026, Pukul 8.30 WIB

Live Streaming Kebaktian Umum
GKI Pos Jemaat Ciumbuleuit

Minggu, 11 Oktober 2026, Pukul 9.00 WIB

Renungan Umum
" TRADISI VERSUS INJIL "

Markus 2:18-22

Tidak seorang pun menambalkan secarik kain yang belum susut pada baju yang tua, karena jika demikian kain penambal yang baru itu akan mencabik yang lama, lalu makin besarlah koyaknya.
(Markus 2:21)


Dalam kehidupan beragama, termasuk dalam kekristenan, selalu ada kemungkinan bahwa selain inti ajaran, orang juga memelihara tradisi-tradisi yang tidak terkait langsung dengan inti ajaran. Celakanya, masih banyak orang yang justru lebih mementingkan pelaksanaan berbagai tradisi tersebut daripada berfokus melakukan inti ajaran.


Itulah yang terjadi di sebagian kalangan orang Yahudi. Salah satu tradisi yang dari waktu ke waktu sangat ditekankan adalah praktik puasa. Puasa pada dirinya sendiri tidak salah jika dilakukan dengan motif dan tujuan yang benar. Namun, sebagian orang menjadikan puasa sebagai kesempatan untuk mempertontonkan kesalehan pribadinya. Injil Markus yang kita baca hari ini diawali dengan pertanyaan sebagian orang kepada Yesus mengenai mengapa murid-murid Yesus tidak berpuasa. Yesus menjawab dengan beberapa gambaran. Salah satunya adalah gambaran tentang menambal baju tua dengan kain penambal yang baru yang belum susut. Jika kain penambal itu menyusut, maka kain tersebut akan merobek baju yang ditambal, atau sia-sia belaka.


Yesus memberitakan Injil Kerajaan Allah. Injil Kerajaan Allah bukan pertama-tama urusan ritual dengan berbagai tradisinya, melainkan berpusat pada kasih. Kasih yang mendorong orang untuk mempraktikkan kebenaran, keadilan, dan kepedulian dalam kehidupan sehari-hari.



DOA

Ya Bapa, tolonglah kami untuk memilih apa yang paling utama dalam hidup beriman yang kami praktikkan. Amin.


Yes. 24:17-23; Mzm. 23; Mrk. 2:18-22


Bahan: Wasiat, YKB Sinode GKI

Renungan Anak
" CURHAT KEPADA TUHAN "

Lisa pulang sekolah dengan wajah sedih. Ia merasa lelah karena harus membantu ibunya membuat kue setiap hari. Malam itu, Lisa menangis di kamar dan berdoa, “Aku capek sekali, Tuhan…” Setelah berdoa, hatinya menjadi lebih tenang dan kuat. Ia menjadi lebih bisa memahami keadaan keluarganya. Ia juga bersyukur memiliki ibu yang tabah dan menyayanginya.

Teruskan membaca >>
Renungan Remaja
" Jangan Boros "

Di hari libur, ponsel Deo tiba-tiba berbunyi. Ting! Begitu melihat notifikasi, Deo langsung bersorak kegirangan. Orang tuanya baru saja mengirimkan jatah bulanan kuota internet. Tanpa pikir panjang, ia membuka online game favoritnya dan bermain sepuasnya. “Mumpung libur!” pikirnya. Waktu berlalu tanpa terasa hingga tengah malam. Tiba-tiba, notifikasi baru muncul. “Kuota internet Anda hampir habis.” Deo terkejut dan menyesal. Dalam sehari, seluruh kuotanya ludes. Itu berarti ia harus menahan diri selama sebulan penuh tanpa internet.

Teruskan membaca >>
Renungan Pemuda
" JANGAN GANTI TUHAN "

Pernah mendengar istilah digital idolatry? Secara ringkas, ini adalah fenomena keterikatan (bukan sekadar ketertarikan) dan ketergantungan berlebihan pada gawai atau media sosial. Layar digital dan konten yang ada di dalamnya didaulat sebagai pusat kehidupan. Smartphone menjadi “berhala” modern yang menyita perhatian, waktu, dan prioritas penting lainnya.

Teruskan membaca >>
Renungan Lanjut Usia
" MENTAL YANG SEHAT "

Tanggal 10 Oktober diperingati sebagai Hari Kesehatan Mental Sedunia. Seseorang dengan mental yang sehat dapat menyadari potensinya, mampu mengatasi tekanan hidup sehari-hari, bekerja secara produktif, serta bermanfaat bagi sesama dan lingkungannya. Kesehatan mental merupakan fondasi penting untuk belajar, melakukan interaksi sosial, dan mengembangkan diri. Salah satu faktor pendukung kesehatan mental adalah pendidikan yang ramah mental sehingga setiap pribadi dapat bertumbuh secara utuh dan optimal.

Teruskan membaca >>
BERITA & KEGIATAN
Kegiatan Donor Darah Maret 2026

Bandung, 1 Maret 2026

GKI Pasteur Bandung bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bandung kembali melakukan kegiatan donor darah pada hari Minggu 1 Maret 2026 sebagai awal aksi donor darah untuk periode tahun 2026. Kegiatan Donor Darah ini diikuti oleh anggota jemaat dan simpatisan GKI Pasteur. Kegiatan ini dimulai pada pkl 8.00 WIB dengan bertempat di Aula GKI Pasteur Jl. Pasteur 10 Bandung.

Teruskan membaca >>