RENUNGAN HARIAN REMAJA
" TEGAR TENGKUK "

Kami dan nenek moyang kami telah berbuat dosa,kami telah bersalah, telah berbuat fasik.

Mazmur 106:6


Dalam cerita bijak rakyat Cina, ada cerita tentang seorang bernama Qisu. Ia sangat keras kepala, selalu merasa benar, dan tidak mau dinasihati. Ia menanam gandum di tempat rendah dan berair dan menanam padi di tempat tinggi dan datar, berbeda dari petani lain. Dinasihati tidak mau dengar, maka ia mengalami gagal panen. Qisu menjual tanahnya lalu berdagang. Ia memasok barang yang sama dengan temannya dengan cara berebut pasokan barang sampai berjatuhan. Dinasihati tidak mau dengar. Akhirnya, dagangannya banyak yang cacat dan dibeli dengan harga murah. Ia rugi dan bangkrut. Setelah bangkrut, ia menjadi nelayan. Ia diingatkan supaya memutar balik kemudi agar tidak tersesat ke laut dalam. Ia tak mau memutar kemudi, maka terdamparlah ia sembilan tahun di suatu tempat.


Tegar tengkuk berarti keras kepala; tidak mau menurut. Jika pada Mazmur 105, pemazmur mengingatkan pengalaman Israel melalui ketaatan Abraham dan anak cucunya, Mazmur 106 ini justru menyoroti cara hidup Israel yang tidak taat. Sekalipun Allah terus-menerus mengampuni kesalahan dan bermurah hati, bangsa Israel masih terus berlaku fasik dan berbuat dosa (ay. 6). Pemazmur memberi daftar yang sangat panjang tentang sifat keras kepala bangsa Israel (ay. 7-43). Mulai dari saat mereka dilepaskan dari perbudakan di Mesir, Allah membelah laut Teberau, sampai mereka mampu berjalan dengan selamat pun, mereka masih bersungut-sungut. Perjalanan di padang gurun menuju tanah Kanaan juga disertai dengan keluhan. Mereka bahkan mendirikan patung lembu emas dan menyembahnya. Takut dan tidak percaya ketika hendak memasuki Kanaan. Tetapi, setelah memasuki Kanaan, mereka menyembah ilah lain. Meski demikian, Allah senantiasa menunjukkan kasih-Nya yang besar.


Belajar untuk rendah hati mendengarkan masukan merupakan langkah yang baik. Sikap rendah hati menjauhkan kita dari sikap merasa benar sendiri, tidak bisa salah, dan tidak mau dinasihati.


Bahan: Teen for Christ, YKB Sinode GKI

PENGURUS KOMISI REMAJA

Ketua : Louisa Servine Kristi

Wakil : Arian Wandik

Sekretaris : Alexander Edward Theodorius

Bendahara : Priscilla Regina Silaen

Kebaktian : Jesstyne Novelyne Keweng

Multimedia : Kimberly Graciana Krisnawan, Gwina Raquel Theresia

Musik : Silven Yonathan, Alexander Dane Chandra, Yohana Christy Natalia Simamora

KEGIATAN RUTIN KOMISI REMAJA

☐ Latihan Musik setiap hari Minggu ⌚10:00-12:00