Beranda Tentang GKI Pasteur

Pembinaan Jemaat

Kontemplasi Warta Jemaat

Hubungi Kami

Login
 
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Perkataan “Advent” berarti kunjungan, dan ini berkaitan dengan kunjungan Yesus Kristus ke dalam dunia. Musim advent biasanya mulai empat (4) minggu sebelum Natal dan berkaitan dengan merayakan kelahiran Kristus.
Mengapa kelahiran Yesus begitu penting? Penyebabnya adalah karena 2.000 tahun yang lalu, ALLAH merendahkan diri-NYA dari Surga dan menjadi sama dengan manusia yaitu Yesus Kristus. Seperti yang dikatakan dalam Injil:
Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran." (Yoh 1:14.)

Pikirkan: ALLAH menjadi manusia. ALLAH melakukannya karena IA mengasihi kita, dan itulah sebabnya mengapa kita merayakan Natal. Ambillah waktu antara hari ini dengan Natal untuk merefleksikan kebenaran besar ini.
Panduan ini memberikan suatu bacaan untuk setiap minggu sebagai persiapan Anda untuk merayakan kedatangan Kristus.


Baca Yesaya 9:6
Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.”

Dalam injil ini kita menemukan pesan dan arti dari Natal. Nabi Yesaya memberi lima (5) nama yang membangkitkan rasa hormat kepada TUHAN kita yang mendorong kita, melatih kita dan mengisi hati kita dengan harapan pada musim Natal ini.
1. Ajaib. Ketika DIA melakukan banyak mujizat-mujizatNYA, Injil mengatakan,”Orang banyak menjadi takjub”: (Lukas 11:14)
2. Penasihat. Orang banyak berkata” Belum pernah seorang manusia berkata seperti orang itu” (Yohanes 7:46)
3. Allah yang perkasa. IA adalah ALLAH-Manusia. IA berkata bahwa DIA dan BAPA adalah satu (Yoh 10:30).
4. Bapa yang kekal. Dunia ini adalah oleh NYA, Firman yang hidup, yang menciptakan seluruh dunia. IA adalah perancang seluruh dunia (Yoh 1:3; Ibrani 11:3)
5. Raja Damai. Tidak akan pernah ada kedamaian abadi di bumi sampai IA datang kembali untuk memerintah dalam kebenaran. DIA adalah raja damai. Tak seorang pun yang berdamai dengan NYA dapat terpisah dariNYA, dan kedamaian yang dibuatnya melalui darah dari salib Kristus.(Kolose 1:20).

Pengertian seluruhnya dari kitab Yesaya ini memberikan kepada kita kekuatan, harapan, dan kegembiraan menghadapi berbagai krisis, bertahan/memikul penderitaan, dan menghadapi pencobaan.


Baca Matius 1:18-21

Kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut: Pada waktu Maria, ibu-Nya, bertunangan dengan Yusuf, ternyata ia mengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri. Karena Yusuf suaminya, seorang yang tulus hati dan tidak mau mencemarkan nama isterinya di muka umum, ia bermaksud menceraikannya dengan diam-diam. Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: "Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus. Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka."

Kita diberi pengetahuan tentang Maria dan Yusuf sebelum Yesus dilahirkan. Mereka tinggal di Galilea. Yusuf adalah orang yang sangat saleh. Maria adalah wanita yang mempunyai pengetahuan tentang Alkitab sejak dia masih remaja dan ia beroleh kasih karunia dihadapan Allah. Alkitab mengajarkan bahwa Allah begitu senang terhadap Maria sehingga Ia memilih Maria menjadi ibu dari Yesus. Maria dan Yusuf tidak menikah, ketika Maria mengandung dari Roh Kudus.
Mari kita menempatkan diri kita sebagai Yusuf, untuk mendalami pemikirannya dan keinginannya terhadap wanita dengan siapa ia bertunangan. Yusuf memutuskan untuk menceraikan tunangannya secara diam-diam, karena dia seorang yang tulus hati.
Ketika Yusuf sedang memikirkan hal ini, malaikat ALLAH muncul kepadanya dalam mimpinya untuk memberikan penjelasan kepada Yusuf tentang situasi Maria. Semua kecurigaan Yusuf menghilang. Dia menerima apa yang dikatakan TUHAN kepadanya melalui malaikat.Yusuf dan Maria, keduanya mengikuti panggilan dan rencana Allah, dan melalui ketaatan mereka jalan yang dipersiapkan untuk Kristus datang dan memberkati kita.


Baca:Lukas 2:8-10

Di daerah itu ada gembala-gembala yang tinggal di padang menjaga kawanan ternak mereka pada waktu malam. Tiba-tiba berdirilah seorang malaikat Tuhan di dekat mereka dan kemuliaan Tuhan bersinar meliputi mereka dan mereka sangat ketakutan. Lalu kata malaikat itu kepada mereka: "Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa.

Pada malam Natal pertama itu, malaikat menampakkan diri kepada gembala-gembala di bukit dekat Betlehem. Betapa indahnya hikmat dan kasih Allah saat malaikat menampakkan diri pada mereka malam itu. Hari ini kita dapat mengumumkan kepada dunia bahwa Allah Sang Gembala mempedulikan semua orang dan ingin memberikan kedamaian kepada mereka.

Kristus datang pada malam Natal pertama itu untuk tujuan yang sangat besar – yaitu mati di kayu salib untuk menebus dosa kita. Sekarang Allah memberikan pengampunan , kedamaian yang lebih dalam, dan kehidupan kekal kepada semua orang yang bertobat dan percaya kepada Anak-Nya. Inilah pesan Natal.

Pertanyaan: Apakah anda mengetahui orang-orang yang perlu mendengar kasih dan pengampunan Allah? Bersediakah anda membagikan pesan kebenaran Natal kepada mereka tahun ini?


Baca Lukas 2:11,13-14

Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud. Dan inilah tandanya bagimu: Kamu akan menjumpai seorang bayi dibungkus dengan lampin dan terbaring di dalam palungan." Dan tiba-tiba tampaklah bersama-sama dengan malaikat itu sejumlah besar bala tentara sorga yang memuji Allah, katanya: "Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya."

Kotbah terbesar yang pernah diajarkan disampaikan oleh malaikat-malaikat pada malam bersejarah ini. Selalu menarik bagi kita yaitu pesan yang disampaikan pada malam itu. Malam itu bukanlah malam yang disebabkan oleh matahari yang terbenam,. Malam itu adalah malam yang disebabkan oleh dunia dikelilingi dalam kegelapan spiritual dan moral. Manusia dikendalikan oleh ketamakan, sikap yang tidak punya toleransi dan kesabaran, dan nafsu untuk berkuasa. Agama telah dijadikan sebagai alat untuk memperkaya diri sendiri dengan cara mengeksploitasi orang-orang miskin. Manusia merampok dan menipu di bawah jubah keagamaan; mereka berkelahi dan berperang dengan dalih agama, mereka juga berdagang dengan memperalat agama, membisniskan agama. Namun dengan datangnya Natal, dunia menjadi terang dan mengalahkan kegelapan itu. Dalam setiap gelanggang kehidupan adalah malam Natal ketika Yesus datang.

Berbagai hal masih belum berubah. Hari ini, terlihat malam (kegelapan) moral yang mendiami dunia kita - seksualitas yang tidak bermoral, orang yang gila kesenangan, nafsu terhadap uang dan kekuasaan - sama seperti hari ketika Yesus datang 2.000 tahun yang lalu.

Kristus datang ketika hari-hari dalam kegelapan dunia. DIA membawa kegembiraan, melatih kita, kedamaian, dan kemuliaan seperti yang belum pernah kita alami - bila anda dan yang anda kasihi menyerahkan hidup anda sekalian kepada NYA.


Baca Yohanes 3:16; 5;24

3:16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
5:24 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup.

Kata "Christmas" dimulai dimulai dengan Christ: Kristus juru selamat kita. Bayi dari Betlehem ini bukan hanya luar biasa tetapi juga Anak Allah. Dalam keagungan NYA yang tak terbatas, DIA dikandung dari Roh Kudus dan lahir di dunia sebagai seorang manusia, Dia tidak pernah berhenti menjadi Allah.

Yesus Kristus dalam kasihnya yang tak terbatas tidak dimulai ketika Dia lahir di kandang dan terbaring dalam palungan. Dia meninggalkan sorga datang ke dunia ini untuk menjadi penyelamat manusia. Dia diberikan sebagai hadiah oleh Bapa di Surga.

Hadiah Allah kepada dunia ini 2.000 tahun yang lalu, dipandang rendah dan ditolak oleh manusia. Setiap orang yang menolaknya sejak waktu itu kehidupannya mengalami kematian. Hanya jika kita menerima hadiah dari kehidupan yang kekal melalui Kristus, kita dapat mengenal makna sebenarnya dari Natal, yaitu pengampunan dosa dan kehidupan yang kekal.

Allah memberikan semua kepunyaannya untuk mu. Dengan memberikan seluruh milikNya kepada mu pada Natal ini, anda akan menjangkau manusia lainnya dengan Injil sehingga mereka juga boleh menerima hadiah Allah.

Ajakan: Dengan cara nyata yang bagaimana anda dapat memberikan diri anda kepada Yesus hari ini dan tahun mendatang?

Ev. Billy Graham

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

     
 

Copyright © 2019 Gereja Kristen Indonesia GKI Pasteur Bandung