Beranda Tentang GKI Pasteur

Pembinaan Jemaat

Kontemplasi Warta Jemaat

Hubungi Kami

Login
 
    ____________ Berita Kita ____________    

 

Aksi Donor Darah GKI Pasteur
Bandung, 7 April 2013

GKI Pasteur Bandung bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Bandung mengadakan Aksi Donor Darah pada hari Minggu tanggal 7 April 2013, bertempat di Gedung Pendukung GKI Pasteur Jl. Pasteur 10 Bandung. Aksi donor darah ini merupakan program kegiatan sosial rutin dari GKI Pasteur.

Pengurus Komisi Kesaksian dan Pelayanan (KesPel) GKI Pasteur, bpk Erwin Parapat dan ibu Kezia Lily melaporkan bahwa sebanyak 30 orang anggota jemaat dan simpatisan GKI Pasteur menyumbangkan darahnya pada aksi donor darah ini. (gkip)

 

Mengapa kita mendonorkan darah?

“Maaf BM: teman saya butuh bantuan, darah gol A untuk operasi segera.”

Rasanya bukan cuma sesekali, Anda menerima broadcast message atau tweet seperti ini, dan pesan seperti ini semakin sering muncul di jejaring sosial. Menurut keterangan dari dr. Robby, kebutuhan darah semakin tinggi karena meningkatnya penyakit keganasan, proses kelahiran anak berisiko, kasus bedah, Thalasemia, Hemofili, dan beberapa penyakit yang membutuhkan transfusi darah untuk penanganannya.

Darah belum bisa dibuat, jadi untuk mendapatkan tambahan darah, Anda harus menunggu sumbangan dari orang lain. Apa ruginya Anda menyumbangkan darah? Selain luka kecil di lengan, pada dasarnya Anda yang sehat tidak akan terlalu banyak kehilangan. Dalam keadaan normal, tubuh yang sehat dapat meregenerasi darah, sehingga darah tidak akan habis. Saat donor, Anda hanya perlu menyumbangkan sekitar 350 ml (hanya 11%) dari total darah yang ada dalam tubuh, dan satu kali donor tersebut dapat membantu satu hingga tiga orang pasien. Bukan hanya bisa membantu orang lain, dengan mendonorkan darah, tubuh Anda juga akan menjadi lebih sehat.

Berikut beberapa alasan kesehatan yang disebutkan oleh dr. Robby yang akan membuat Anda lebih berani untuk mendonorkan darah.
• Lahir darah baru yang sehat. Regenerasi sel darah merah akan lebih cepat terjadi sehingga kualitas sel darah merah yang beredar akan lebih baru dan berkualitas dalam tubuh pendonor.
• Terhindar dari serangan stroke. Donor darah dapat mengurangi kadar besi teroksidasi dalam darah sehingga dapat mengurangi risiko terjadinya stroke pembuluh darah.
• Berat badan menurun. Proses donor darah dapat mengurangi berat badan karena terdapat pembakaran sekitar 500 kalori.
• Pemeriksaan kesehatan secara berkala terhadap penyakit Hepatitis B, Hepatitis C, HIV, dan sifilis jika donor darah dilakukan secara rutin.

Erwin Parapat
07-04-2013

 
 

Copyright © 2012 Gereja Kristen Indonesia GKI Pasteur Bandung