Pengumuman GKI PASTEUR Bandung

Kebaktian Umum Minggu di Gereja GKI Pasteur dilaksanakan secara hybrid yaitu secara Tatap Muka di gedung gereja dan secara Live Streaming bagi jemaat yang berada di rumah, pada pkl 08.30 secara rutin setiap Minggu. Rekaman Video Kebaktian kemudian dapat diakses pada youtube setiap saat setelah waktu peluncuran tersebut.
Jumlah maksimal jemaat yang dapat hadir di gedung gereja mengikuti kondisi setiap minggunya dan menerapkan Prokes & aturan PPKM yang berlaku pada hari H. Jemaat dapat hadir di gedung gereja dengan cara mendaftar melalui google form yang akan diedarkan via Penatua Wilayah,BaPel atau melalui aplikasi Android dan website GKI Pasteur setiap hari Kamis dan ditutup Sabtu jam 14.00. Persyaratan Umum bagi jemaat yang akan hadir di gedung gereja dapat dibaca pada Warta Jemaat.

Pendaftaran Kebaktian Umum di GKI PASTEUR 16 Jan 2022.
Batas akhir pendaftaran: hingga Sabtu/15 Jan, Jam 14:00, atau bila kursi telah habis dipesan. Maximal kapasitas tempat duduk dalam ruangan kebaktian = 60 Orang; Apabila quota bangku habis, Anda akan dapat jawaban penolakan dari system. Dalam hal ini, anda dapat mengikuti kebaktian di Pasteur 10 atau mengikuti kebaktian secara Online di rumah.
Link pendaftaran: https://bit.ly/16Jan_GKI_Pasteur_Kebaktian

Kebaktian Umum
Minggu, 16 Januari 2022
Kebaktian Pemuda & Remaja GKI Ignite
Minggu, 9 Januari 2022
Kebaktian SM Kelas Besar
Minggu, 9 Januari 2022
Kebaktian SM Kelas Tengah
Minggu, 9 Januari 2022
Kebaktian SM Kelas Balita
Minggu, 9 Januari 2022
Kebaktian SM Kelas Batita
Minggu, 16 Januari 2022
Renungan Harian
" SIAP DITAMPI "

“Alat penampi sudah di tangan-Nya untuk membersihkan tempat pengirikan-Nya dan untuk mengumpulkan gandum-Nya ke dalam lumbung-Nya, tetapi debu jerami itu akan dibakar-Nya dalam api yang tidak terpadamkan.”
(Luk. 3:17)


Penampi adalah alat untuk menampi. Dengan penampi seseorang membuang sekam; memisahkan sekam dari gandum atau beras. Lukas 3:17 menyebut penampi sebagai alat pembersih gandum, tempat pengirikan dan untuk mengumpulkan gandum ke dalam lumbung. Sedangkan, sekam atau debu jerami akan dibakar. Kiasan itu dipakai oleh Kristus untuk menggambarkan kedatangan-Nya sebagai penampi sehingga yang terkumpul adalah umat yang bersih dan benar di hadapan Allah.


Kristus datang dan mencurahkan Roh Kudus, memenuhi kehidupan umat percaya dengan kuasa Roh Kudus, sekaligus memurnikan dari kecemaran. Karena itu, kedatangan Kristus digambarkan juga dengan api. Ia membakar semua materi untuk menguji apakah akan hangus dan lenyap, atau menghasilkan kualitas yang baik. Orang-orang yang hidup menurut keinginan dunia dan menolak Dia akan menjadi seperti sekam atau debu jerami. Namun, orang-orang yang hidup benar dan menerima Dia akan menjadi seperti gandum atau beras yang memberi daya kehidupan.


Hidup beriman ditentukan oleh keputusan etis yang harus diambil setiap saat. Konsistensi menentukan hasil keputusan etis yang diambil. Jika kita tidak konsisten, maka kita akan sering jatuh ke dalam keinginan dunia. Kita bisa saja menolak Kristus, walaupun berstatus sebagai orang percaya. Status harus dibuktikan dalam peran dan karya yang membawa pembaruan.


REFLEKSI

Manusia harus ditampi karena setiap orang harus mempertanggungjawabkan hidupnya.


Yes. 43:1-7; Mzm. 29; Kis. 8:14-17; Luk. 3:15-17, 21-22


Bahan: Wasiat, YKB Sinode GKI

Renungan Harian Anak
" MELAKUKAN YANG BAIK "

Melihat tingkah Loro yang merusak tanaman di halaman rumah Kiki, Didi langsung meminta maaf kepada mama Kiki. Didi pun menolong mama Kiki merapikan tanaman yang berantakan. Beberapa saat kemudian, mama Kiki tersenyum puas melihat tanamannya kembali rapi. “Wah, untung Didi dan Kiki membantu Mama!” ujar mama Kiki senang. Mama Kiki lalu mengajak Didi masuk ke rumah dan memberikan minuman dingin yang segar.

Baca selengkapnya
Renungan Harian Remaja
" Tidak Lupa Akar "

Kamu masih ingat enggak cerita Malin Kundang? Walau sekarang banyak sekali konten yang menarik dari luar negeri, semoga kamu tidak lupa akan kisah-kisah rakyat dari dalam negeri, ya! Kisah Malin Kundang berasal dari Sumatra Barat. Awalnya, Malin Kundang dan ibunya tinggal di perkampungan nelayan. Mereka hidup sangat sederhana. Sang ibu sangat menyayangi Malin Kundang, anaknya. Sang ibu harus berjuang keras untuk mencukupi kebutuhan Malin Kundang dengan berjualan kue.

Baca selengkapnya
Renungan Harian Pemuda
" TOXIC POSITIVITY "

“Kamu pasti bisa! Ayo, maju terus! Kamulah yang terbaik!” Kalimat demikian sangat baik diucapkan untuk menyemangati seseorang. Namun, ada fenomena yang menunjukkan seseorang menjadi terlalu terobsesi akan sesuatu dan melupakan posisinya demi memenuhi ekspektasi orang lain. Hal ini menandakan bahwa orang tersebut larut dalam lingkungan toxic positivity. Hal ini bisa dihindari ketika orang tersebut mengenali dirinya dan tujuan hidupnya.

Baca selengkapnya
Renungan Harian Lanjut Usia
" PANTI WREDA "

Ibu Lily tinggal berpindah-pindah dari rumah anak yang satu ke anak yang lain. Ia merasa bahagia di mana pun ia tinggal. Namun, lama-kelamaan ia menyadari bahwa jika satu anak sudah merasa repot merawatnya, ia akan dipindahkan ke keluarga anak yang lain. Ibu Lily sadar bahwa hidupnya tidak berguna dan merepotkan anak-anaknya saja. Suatu hari anak-anaknya mengatakan bahwa ia akan tinggal di panti wreda, di sana akan ada banyak teman. Ibu Lily merasa dibuang oleh anak-anaknya. Tetapi, mengingat bahwa ia hanya menjadi beban, Ibu Lily pun menyetujuinya. Pada awalnya, Ibu Lily sering menangis karena merasa dibuang. Namun, setelah beberapa lama, ia merasa bahagia, karena ia punya banyak teman, dan banyak acara yang dapat diikutinya, sehingga ia tidak kesepian.

Baca selengkapnya
BERITA KITA
Pelayanan pengobatan bagi masyarakat sekitar gereja

23 Februari 2020

GKI Pasteur Bandung pada hari Minggu 23 Februari 2020 kembali memberikan pelayanan kesehatan kepada anggota jemaat dan masyarakat di lingkungan sekitar gereja. Pelayanan kesehatan berupa pengobatan gratis ini merupakan bagian dari kepedulian gereja terhadap masyarakat kurang mampu di sekitar gereja, dan juga merupakan pelayanan untuk anggota jemaat dan simpatisan.

Pelayanan pengobatan ini ...

Baca selengkapnya
Saya baru saja percaya kepada Yesus … bagaimana selanjutnya?

Saya baru saja percaya kepada Yesus … bagaimana selanjutnya?

Selamat ...! Anda baru saja mengambil keputusan yang mengubah hidupmu.

Mungkin sekarang Anda bertanya, “Bagaimana selanjutnya? Bagaimana saya mulai berjalan dengan Tuhan?” Lima langkah yang dijelaskan di sini memberi Anda petunjuk yang alkitabiah. Ketika dalam perjalanan spiritual ini, ada pertanyaan yang Anda miliki...

Baca selengkapnya